Selasa, 13 Maret 2018

Pengantar Web Science - KASKUS



Kaskus adalah situs forum komunitas online terbesar dan nomor 1 di Indonesia, dan usernya disebut dengan Kaskuser. Kaskus dibuat pada tanggal 6 November 1999 oleh tiga pemuda asal Indonesia yaitu Andrew Darwis, Ronald Stephanus, dan Budi Dharmawan. Situs ini dikelola oleh PT Darta Media Indonesia. Kaskus memiliki lebih dari 6 juta  unique id. Pengguna Kaskus umumnya berasal dari kalangan remaja hingga orang dewasa yang berasal dari Indonesia maupun di luar Indonesia.


Gambar 1. Halaman Depan KASKUS

Kaskus, yang merupakan singkatan dari Kasak Kusuk,bermula dari sekadar hobi dari komunitas kecil yang kemudian berkembang hingga saat ini. Kaskus dikunjungi sedikitnya oleh 900 ribu orang, dengan jumlah page view melebihi 15.000.000 setiap harinya. Hingga bulan Juli 2012, Kaskus sudah mempunyai lebih dari 601 juta unique post.

Berikut adalah Fitur yang disediakan oleh KASKUS :

1. Forum Diskusi


Gambar 2. Sub Forum Yang Disediakan Oleh KASKUS

Forum tempat para pengguna Kaskus dapat menemukan dan membahas mengenai hobi dan kegemaran mereka serta belajar hal baru sesuai dengan Kategori Sub-Forum yang disediakan. 

2. Forum Jual Beli


Gambar 2. Forum Jual Beli KASKUS

Forum tempat para pengguna Kaskus dapat menjual dan/atau membeli suatu barang/jasa yang diinginkan. Forum ini merupakan salah satu forum utama Kaskus, bisa dilihat dari banyaknya sub-forum yang terdapat di forum ini. Barang/jasa yang dijual di forum ini sangat beragam, mulai dari kaus oblong seharga Rp50.000 (lima puluh ribu rupiah) sampai dengan hak kepemilikan tanah seharga Rp260.000.000.000 (dua ratus enam puluh miliar rupiah).


Kelebihan KASKUS


1. Komunikasi

Pengguna akan mudah menjalin pertemanan dengan mencari atau mebuat postingan tentang topik yang mereka sukai.



2. Pengetahuan

Karena banyaknya orang yang bergabung dalam sebuah forum, maka postingan akan semakin banyak, yang bilamana disaring dengan benar, banyak pengetahuan yang bisa di dapat.



3. Informasi

Pengguna (anggota) forum biasanya datang dari berbagai
kalangan, usia, sudut pandang, latar belakang dan pengalaman,sehingga dapat memberikan informasi yang beragam tentang topik tertentu.

Kekurangan KASKUS


1. Hate Speech

Karena siapa saja bisa bergabung dalam forum, maka terkadang ada saja orang yang bergabung untuk menyebarkan kebencian mereka, dalam bentuk provokasi, hinaan, atau hasutan akan sebuah pihak, kelompok atau kaum tertentu, maupun seorang pemimpin yang sedang menjabat, yang terkadang dalam bentuk pelecehan SARA(Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan).


2. Pornografi

Karena minimnya pengawasan dan banyaknya traffic yang masuk tiap harinya, terkadang ada saja orang yang memposting konten pornografi di forum diskusi. 



3. False Information / HOAX

Ya, karena banyaknya orang yang menggunakan forum, pasti ada beberapa orang yang menggunakannya untuk
menyebarluaskan berita tidak benar, ataupun membuat fakta-fakta tidak benar. Oleh karena itu, kita harus sangat berhati-hati saat ikut berdiskusi, dan selalu menyaring informasi yang didapatkan terlebih dahulu.

Selasa, 21 November 2017

EduKidz

EduKidz
Belajar Asik Untuk Anak Juara



     Pengalaman saya selama membuat EduKidz sangat menarik. Program yang kami buat bersama ini ditujukan untuk anak-anank kelas 1 sampai 3 SD, dengan panduang orang tua. Program yang kami buat ini berbasis Desktop dengan menggunakan aplikasi Delphi.

     Sebagai head programmer dan ketua kelompok, pekerjaan saya cukup menarik. Tidak hanya berurusan dengan code, saya juga turut menilai desain, animasi(meskipun tidak ditampilkan saat presentasi), dan game buatan anggota kelompok saya. 

     Desain yang kami pakai sangat membantu saya dalam membuat logika program aplikasi ini. Karena saya orangnya teledor, kurang rapi, dan tidak bisa bergelut dalam dunia seni, dengan adanya desain yang ditetapkan, maka code yang saya buatpun menjadi lebih singkat, dan terarah(Terimakasih mas Guruh).

     Game yang dibuat oleh anggota kelompok kami pun adalah sebuah ide yang datang tiba-tiba saat kami sedang bosan-bosannya sehabis mata kuliah Matematika Lanjut. Game yang kami buat ini bertemakan tentang seorang Anak yang membantu keseharian orang tuanya. Kalau ditanya untuk apa ada game di aplikasi belajar, jawabannya adalah karena setiap orang(terutama anak-anak) pasti akan jenuh di titik tertentu saat belajar. Game ini dibuat menggunakan applikasi RPG Maker VX Ace yang bisa dibilang lumayan susah penggunaannya(Makasih ya mbak Aichi).

     Kelompok kami-pun sebenarnya sudah mempersiapkan makalah dan flowchart bagaimana program kami akan berjalan, namun sayangnya tidak diperlukan saat presentasi(maaf ya mbak Luna dan mbak Vira). Dalam program kami-pun terdapat animasi yang sudah diambil di Internet(mungkin free copyright?) berupa Hewan dan Buah serta sayur(Kerjaannya mas Yobel), dan Animasi buatan sendiri menggunakan Macromedia Flash Player yang bertujuan untuk membantu anak dalam penjumlahan dan pengurangan ratusan ke atas(Makasih ya Mas Triepaujan).

     Dalam pengerjaan kode pun saya dibantu oleh salah satu anggota kelompok kami yaitu Herdi yang kebanyakan membuat ide-ide baru. Salah satunya adalah ide Mode Challenge dan Games. Meski kerjanya hanya melihat alur kode yang saya buat dan sedikit mengubah kode(Maaf ya mas Herdi).

     Pengerjaan program ini pun bisa dibilang "Lumayan Lancar". Mungkin karena ini adalah proyek pertama kami dalam kelompok, jadi program ini terbilang lumayan sulit. Terutama saya sebagai head programmer yang harus bertanggung jawab atas keberhasilan program ini. Kadang terasa stress sendiri yang tak bisa disampaikan. Terkadang 2 jam sudah terlewati,namun tak ada hal yang terselesaikan. Ingin rasanya ku berteriak meminta keibaan sebuah hati, namun tak ada daya yang bisa melakukan.

     Kisah sebuah proggrammer basic ini saya sudahi, jikalau ada kata yang kurang enak mohon dimaklumi, Saya Ari Kurniawan undur diri.

Selasa, 06 Juni 2017

Ilmu Budaya Dasar - Cosplay

ILMU BUDAYA DASAR





COSPLAY




Nama       : Ari Kurniawan
Kelas       : 1IA16
NPM        : 51416033



Cosplay

Monster Hunter Cosplayer Group

Pendahuluan
            Cosplay sudah tidak menjadi kata-kata yang asing lagi di kehidupan warga Indonesia.Event-event jejepangan sudah menjadi hal yang biasa di kalangan masyarakat Indonesia. Hobi cosplay-pun semakin meluas di Indonesia, karena cosplay telah menjadi sesuatu hal yang mudah dilakukan. Tak perlu berepot-repot membuat kostum berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun lamanya, hanya dengan memakai kaus T-shirt pemain bola Kapten Tsubasa, dan celana jersey futsal putih, orang sudah bisa "ber-cosplay".

Pembahasan
            Cosplay adalah istilah Inggris buatan Jepang yang berasal dari kata Costume dan kata Play. Cosplay berarti hobi menirukan atau mengenakan pakaian beserta aksesoris dan make-up seperti karakter-karakter dalam anime, manga, dongeng, game, musisi, kartun, dan film superhero. Orang-orang yang melakukan cosplay disebut Cosplayer. Di Jepang,para cosplayer biasa terlihat di acara perkumpulan penggemar animanga yang biasa disebut Doujin Circle seperti Comic Market (Comiket). Perkembangan jumlah cosplayer berkembang pesat sejak event-event jejepangan menjadi umum di dalam maupun luar negeri.
            Kostum cosplay sangat beragam,mulai dari baju berdesain simple, sampai kostum yang sangat detail. Cosplay sangatlah berbeda dengan Haloween,karena Cosplay bertujuan untuk menirukan karakter secara spesifik. Maka dari itu,biasanya para Cosplayer menirukan bahasa tubuh, gaya bicara, mimik wajah, dan segalanya dari karakter yang ia tirukan. Namun,sama halnya seperti haloween, tujuan dari cosplay yaitu bersenang-senang dengan cara menirukan dan membayangkan diri seorang cosplayer menjadi karakter yang ia tirukan.

            Meskipun dinilai sama, cosplay biasanya dikategorikan sebagai berikut :

Haruhi Suzumiya dari Anime The Melancholy of Haruhi Suzumiya
·        AniManga Cosplay
Kategori cosplay ini biasanya menirukan karakter yang berasal dari Anime atau Manga



Cloud Strife dari Serial Game Final Fantasy VII
·        Game Cosplay
Seperti namanya, Cosplay ini menirukan karakter yang berasal dari Game




Kamen Rider X dari Serial TV Kamen Rider 
·        Tokusatsu Cosplay
Kategori cosplay ini biasanya menirukan karakter dari serial TV atau Film yang tokohnya terdapat Pahlawan Bertopeng seperti Power Ranger, Kamen Rider, AkibaRanger, dan lain lain.





·        Gothic Cosplay
Kategori Cosplay ini biasanya berasal dari karakter yang menggunakan baju atau kostum yang bernuansa gelap atau yang biasa disebut Gothic. Namun biasanya cosplay ini diikuti dengan genre Lolita yang biasa disebut GothicLoli Cosplay




Captain America Sebagai Perempuan 
·        GenderBend Cosplay
Kategori cosplay ini,biasanya para cosplayer mengubah karakter yang dia ingin tirukan, dari laki-laki menjadi perempuan, dan sebaliknya.



Yang saya sukai dari Cosplay
            Karena saya sendiri penggemar Anime dan Manga, itulah yang menyebabkan saya tertarik dengan Cosplay itu sendiri. Namun yang saya sangat sukai dari cosplay itu adalah bagaimana seseorang itu sangat menjiwai karakter yang ia tirukan. Cosplay bisa dilakukan siapapun,tidak terbatas dengan orang yang berpenampilan menarik bahkan yang mengerti cara membuat kostum yang sangat detail. Cosplay sebagai pengasah skill saya dan cosplayer lainnya dalam berakting, menjahit, mendesain, bersosialisasi, bahkan mengatasi demam panggung.
Namun,dari semua hal diatas, yang paling berkesan di hati saya sendiri adalah saat dipanggil untuk diajak berfoto saat bercosplay sebagai Freedom Gundam dari Anime serial Gundam, dan juga Doom dari game Dota 2 saat sedang membantu circle salah satu Alumni SMA untuk mempromosikan stand yang ia buka saat itu. Perasaan senang, aneh, heran, dan malu bercampur menjadi satu yang membuat saya kegirangan saat itu. Mungkin karena pertama kali diminta berfoto bareng dengan orang tak dikenal, bahkan satu keluarga dengan 2 anak kecil minta berfoto bareng saat itu. Itulah yang membuat saya suka dengan Cosplay.


Referensi Gambar




Senin, 24 April 2017

Ilmu Budaya Dasar - Akulturasi Budaya Akibat Globalisasi di Indonesia

ILMU BUDAYA DASAR





AKULTURASI BUDAYA AKIBAT GLOBALISASI DI INDONESIA





Nama       : Ari Kurniawan
Kelas       : 1IA16
NPM        : 51416033





 Pendahuluan

Arus globalisasi saat ini telah menimbulkan pengaruh terhadap perkembangan budaya bangsa Indonesia. Derasnya arus informasi dan telekomunikasi ternyata menimbulkan sebuah kecenderungan yang mengarah terhadap memudarnya nilai-nilai pelestarian budaya. Perkembangan 3T (Transportasi, Telekomunikasi, dan Teknologi) mengkibatkan berkurangnya keinginan untuk melestarikan budaya negeri sendiri .
Budaya Indonesia yang dulunya ramah-tamah, gotong royong dan sopan berganti dengan budaya barat, misalnya pergaulan bebas. Di Tapanuli (Sumatera Utara) misalnya, duapuluh tahun yang lalu, anak-anak remajanya masih banyak yang berminat untuk belajar tari tor-tor dan tagading (alat egar batak). Hampir setiap minggu dan dalam acara ritual kehidupan, remaja di sana selalu diundang pentas sebagai hiburan budaya yang meriah.
Saat ini, ketika teknologi semakin maju, ironisnya kebudayaan-kebudayaan daerah tersebut semakin lenyap di masyarakat, bahkan hanya dapat disaksikan di egarae dan Taman Mini Indonesi Indah (TMII),dan daerah-daerah kunjungan wisata lainnya.
Padahal kebudayaan-kebudayaan daerah tersebut, bila dikelola dengan baik selain dapat menjadi pariwisata budaya yang menghasilkan pendapatan untuk pemerintah baik pusat maupun daerah, juga dapat menjadi lahan pekerjaan yang menjanjikan bagi masyarakat sekitarnya.




Pembahasan


Adanya arus globalisasi memunculkan masalah pada generasi muda. Generasi muda merupakan pewaris kebudayaan maupun berkewajiban mempertahankan jati diri bangsa, tetapi pada faktanya sekarang ini banyak generasi muda merasa asing di negeri sendiri.Proses perkembangan globalisasi pada awalnya ditandai kemajuan bidang teknologi informasi dan komunikasi. Bidang tersebut merupakan penggerak globalisasi.Dari kemajuan bidang ini kemudian mempengaruhi sektor-sektor lain dalam kehidupan, seperti bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan lain-lain. Contoh sederhana dengan teknologi internet, parabola dan TV, orang di belahan bumi manapun akan dapat mengakses berita dari belahan dunia yang lain secara cepat.
Hal ini akan terjadi interaksi antarmasyarakat dunia secara luas, yang akhirnya akan saling mempengaruhi satu sama lain, terutama pada kebudayaan daerah,seperti kebudayaan gotong royong,menjenguk tetangga sakit dan lain-lain. Globalisasi juga berpengaruh terhadap pemuda dalam kehidupan sehari-hari, seperti budaya berpakaian, gaya rambut dan sebagainya.
Kondisi semacam ini tentu saja memunculkan kekhawatiran. Budaya lokal, baik yang berupa seni maupun budaya pop lokal banyak yang terancam tersisihkan. Atau terkontaminasi dari budaya global dari Amerika. Alhasil ada ketegangan -ketegangan karena terjadinya benturan antara budaya global yang dianggap modern, dengan budaya lokal yang mewakili semangat nasionalisme atau bahkan kedaerahan, tapi juga yang berkesan tradisional.




Solusi
Hal-hal yang harus dilakukan sedini mungkin untuk mencegah dampak Akulturasi berlebih ialah :

1.    Masyarakat perlu berperan aktif dalam pelestarian budaya daerah masing-masing khususnya dan budaya bangsa pada umumnya
2.    Masyarakat perlu menyeleksi kemunculan globalisasi kebudayaan baru, sehingga budaya yang masuk tidak merugikan dan berdampak negative.
3.    Masyarakat harus berati-hati dalam meniru atau menerima kebudayaan baru, sehingga pengaruh globalisasi di negara kita tidak terlalu berpengaruh pada kebudayaan yang merupakan jati diri bangsa kita
4.    Melakukan reorientasi budaya (culture reorientation), yaitu aktivitas menengok kembali keberadaan budaya sebagai langkah awal untuk memperkenalkan budaya sendiri kepada generasi baru yang belum memahami nama, fungsi dan asalusul suatu sub-kebudayaan
5.    Melakukan revitalisasi budaya, yaitu upaya perombakan dan penyesuaian sedemikian rupa sehingga unsur-unsur budaya tersebut menjadi penting kembali
6.    Melakukan refungsionalisasi budaya, yaitu membuat suatu budaya mengakar dan berfungsi bagi keperluan sehari-hari masyarakat
7.    Mengupayakan pelembagaan budaya
8.    Melakukan implementasi budaya dalam kehidupan sehari-hari




Kesimpulan
           
            Pengaruh globalisasi disatu sisi ternyata menimbulkan pengaruh yang negatif bagi kebudayaan bangsa Indonesia . Norma-norma yang terkandung dalam kebudayaan bangsa Indonesia perlahan-lahan mulai pudar. Gencarnya serbuan teknologi disertai nilai-nilai interinsik yang diberlakukan di dalamnya, telah menimbulkan isu mengenai globalisasi dan pada akhirnya menimbulkan nilai baru tentang kesatuan dunia.
Radhakrishnan dalam bukunya Eastern Religion and Western Though (1924) menyatakan “untuk pertama kalinya dalam sejarah umat manusia, kesadaran akan kesatuan dunia telah menghentakkan kita, entah suka atau tidak, Timur dan Barat telah menyatu dan tidak pernah lagi terpisah, Artinya adalah bahwa antara barat dan timur tidak ada lagi perbedaan. Atau dengan kata lain kebudayaan kita dilebur dengan kebudayaan asing. Apabila timur dan barat bersatu, masihkah ada ciri khas kebudayaan kita? Ataukah kita larut dalam budaya bangsa lain tanpa meninggalkan sedikitpun sistem nilai kita?
Oleh karena itu perlu dipertahanan aspek sosial budaya Indonesia sebagai identitas bangsa. Caranya adalah dengan penyaringan budaya yang masuk ke Indonesia,pelestarian budaya bangsa Indonesia,Menyadarkan generasi muda bangsa akan kekayaan dan keragaman budaya Indonesia, dan yang paling penting adalah, menyadarkan diri kita sendiri bahwa budaya Indonesia itu bagus,keren,unik dan bangga akan keadaannya.


DAFTAR PUSTAKA 

Jumat, 10 Maret 2017

Ilmu Budaya Dasar - Cinta, Kasih, dan Sayang

MAKALAH
ILMU BUDAYA DASAR

CINTA, KASIH, DAN SAYANG



NAMA : ARI KURNIAWAN
NPM     : 51416033
KELAS : 1IA16







Kata Pengantar

      Segala puji dan syukur kami panjatkan kepada ALLAH SWT, karena atas berkat dan limpahan rahmatNya lah tugas ini selesai dengan tepat waktu. Berikut ini penulis mempersembahkan sebuah makalah dengan judul "Cinta, Kasih, dan Sayang", yang menurut kami dapat memberikan manfaat besar bagi kita untuk dipelajari. Melalui kata pengantar ini penulis lebih dahulu meminta maaf bila ada kesalahan dalam isi makalah ini, dan ada tulisan yang menyinggung perasaan pembaca.





BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
      Manusia adalah makhluk yang tidak dapat hidup dengan sendiri. Manusia diciptakan oleh ALLAH SWT sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Di dalam kehidupannya manusia memiliki keinginan untuk bersosialisasi dengan sesamanya. Hal ini merupakan salah satu kodrat manusia yang selalu ingin berhubungan dengan manusia lain.
       Kita tidak bisa seenaknya melakukan hal-hal menurut keinginan kita sendiri itu karena kita adalah makhluk sosial. Hidup tanpa bantuan dari orang lain tidak akan bisa berjalan dengan baik dan tidak akan bisa tercapai. Sering kita lihat dan mungkin kita alami betapa sulitnya kita tanpa ada teman yang bisa membantu dan menemani kita, kita tidak akan bisa berinteraksi dan bersosialisasi. Makhluk individu dan makhluk sosial sangat berkaitan erat dalam kehidupan sehari-hari.

B.     Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, penulis merumuskan rumusan makalah sebagai berikut:
1.      Apa arti dari Cinta, Kasih, dan Sayang?
2.      Apa perbedaan Cinta, Kasih, dan Sayang?
3.      Bagaimana cara Menunjukkan Cinta, Kasih, dan Sayang?
     
C.    Tujuan Makalah
Makalah ini ditulis agar penulis dan pembaca mampu mempelajari tentang Cinta, Kasih dan Sayang, dan memahami arti Cinta, Kasih dan Sayang.kwkw

D.    Manfaat Makalah
1.      Penulis, sebagai wahana penambahan pengetahuan dan arti sebenarnya dari Cinta, Kasih, dan Sayang.
2.      Pembaca, sebagai media informasi tentang Cinta, Kasih, dan Sayang

     
E. Prosedur Makalah
Prosedur yang dilakukan oleh Penulis yaitu dengan menggunakan metode:
1.       Metode Perpustakaan
Metode yang dilakukan dengan cara membaca buku dan melihat ulang kembali apa yang akan digunakan.
2.         Metode Deskriptif
Metode ini menguraikan permasalahan yang dibahas secara jelas dan konprehensif.
Data tersebut diolah dengan teknis analisis isi melalui kegiatan mengeksposisikan data serta mengaplikasikan data tersebut dalam konteks tema makalah. Selain itu , penulis melakukan browsing internet





BAB II

PEMBAHASAN


A.    Cinta
     Cinta memang akan menjadi tema kehidupan yang takan pernah usang untuk dibahas. Apalagi di kalangan muda. Pada masa muda inilah biasanya seorang insan mencicipi manisnya cinta sekaligus merasakan bagaimana rasanya pahitnya putus cinta. Dengan fakta biologis yang terdapat pada masa puber cinta dapat menjadikan seseorang menuju ke arah positif atau sebaliknya, bahkan ada yang berakhir dengan bunuh diri.

Pengertian cinta itu sendiri sulit dibedakan batasan ataupun pengertiannya, karena cinta merupakan salah satu bentuk emosi dan perasaan yang dimiliki individu. Dan sifatnya pun subyektif sehingga setiap individu akan mempunyai makna yang berbeda tergantung pada penghayatan serta pengalamannya. Penulis selalu beranggapan bahwa cinta tak pernah menyakiti, dan juga takkan pernah menyesatkan seseorang pada keburukan. Untuk itu, perlu kita kaji arti cinta dari sisi lain yang kadang jarang kita pahami. 

Menurut Kahlil Gibran, cinta ialah perasaan untuk dirinya sendiri. Cinta adalah kekuatan manusia yang paling tinggi. Cinta adalah sumber segalanya, kita tidak akan dapat mewujudkan setiap impian kita tanpa cinta.

Cinta dalam agama islam adalah cinta kita terhadap sang pencipta , kita cinta terhadap semua yang telah diciptakan demi meneruskan hidup di dunia yang harus kita syukuri atas segala rahmat dan karunia yang telah diberikan kepada kita di dunia , jangan lah kau mendustai apa yang telah diberikan oleh Allah Swt , kita harus cinta melaksanakan segala apa yang telah diperintahkan dan menjauhi segala larangannnya. Oleh karena itu, janganlah kita memandang kata cinta sebelah mata, karena arti cinta yang sebenarnya lebih bermakna dibandingkan sekedar berdua dengan orang yang kita suka.




B.     Kasih

               Kasih adalah perasaan yang dimiliki oleh setiap manusia, perasaan ini akan timbul apabila manusia tersebut mempunyai rasa memiliki dan menyayangi. Kasih juga bisa dikatakan hubungan keterkaitan antara manusia tersebut dengan sesuatu. Dan kasih bisa bermakna luas, bukan hanya antara manusia dengan manusia, tetapi bisa juga antara Tuhan dengan manusia. Dan dengan adanya rasa kasih tersebut membuat manusia mempunyai tujuan hidup yang akan diperjuangkan.

Makna kasih yang sesungguhnya itu bagaimana kita memberi yang terbaik buat orang lain, baik itu membahagiakan, tidak merebut kebahagiaan orang lain dan membuka pintu hati untuk sebuah kasih. Kasih adalah suatu perasaan, tetapi kasih ini beda dengan CINTA, kasih lebih bersifat rasa kepedulian seorang insan tanpa ingin meminta imbalan atas apa yang telah dilakukan untuk yang dikasihinya.  

 Lalu apakah pengertian kasih itu sebenarnya? Kasih mempunyai makna yang beragam. Kasih berarti menyayangi Kasih berarti mencintai Kasih berarti membahagiakan orang yang kita kasihi. Kasih kepada Tuhan berarti mencintai Tuhan dengan cara menaati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya Kasih kepada orang tua berarti menyangi mereka dengan setulus hati dan berusaha untuk tidak menyakiti hatinya. Kasih kepada sahabat berarti menjaga mereka dengan kasih sayang dan tidak mengkhianati.

Kasih mempunyai sejuta makna yang berbeda bagi tiap orang Secara umum kasih berarti menyayangi dengan setulus hati. Kasih tidak mewajibkan kita untuk selalu mengalah. Kasih akan menyatukan satu orang, dua orang, atau bahkan sejuta orang dalam ruang lingkup kedamaian. Dan tujuan yang bisa saya artikan dari makna Kasih itu adalah diciptakan untuk membuat kita saling mengasihi karena dengan Kasih kita akan selalu berbuat yang terbaik baik itu hubungan antara kita dengan Tuhan, manusia, alam dan makhluk hidup lainnya di dunia ini.




C.    Sayang
          Kebanyakan dari kita sangat mengagumi dan menggemari kata sayang sebagai ungkapan yang memiliki arti luas. Namun, tak jarang juga diantara kita yang tak memaknai kata sayang, bahkan asal-a salan saja mengungkapkannya demi terlihat romantis. Kadang ada juga seorang pria yang mengatakannya pada beberapa wanita tanpa keseriusan dan dengan mudah saja melupakannya. Padahal kata sayang meiliki arti yang amat mendalam.

Kata “sayang” dibentuk dari kata dalam bahasa umat Hindu, yaitu “Sa” dan “Hyang”. “Sa” artinya satu dan “Hyang” artinya Tuhan. Jika disatukan, maka akan membentuk makna baru yaitu Tuhan Yang Satu. Dengan pemahaman makna kata “sayang” tersebut, dapat menjaga kita agar tak sembarangan dalam mengucapkannya. Bila diartikan lebih luas, kata sayang bermakna kasih Tuhan yang satu yang ada dalam hati setiap makhluknya.

Jadi, bila Anda mengaku sayang pada seseorang, Anda perlu sadar bahwa kasih yang terbentuk antara dia dan Anda ialah kasih dari Tuhan yang ada pada hati Anda masing-masing, sehingga tidak terbersit niat untuk memainkan kata-kata untuk tujuan yang tidak jelas.





Kesimpulan

Cinta, Kasih dan Sayang adalah tiga kata yang hampir sama tetapi mempunyai arti yang berbeda. Cinta adalah perasaan yang lahir dari hati seseorang , timbul dengan sendirinya, tidak melihat waktu dan usia, suatu masa untuk ingin menyayangi dan memiliki, seperti perasaan cinta ibu kepada anak nya, perasaan cinta Tuhan kepada umat nya yang bertaqwa. Cinta yang tulus akan menimbulkan nilai-nilai kejiwaan yang selalu tulus dan berserah.

Sedangkan Kasih itu murah hati, Kasih itu mau mengerti, Kasih itu pemaaf, Kasih itu mau memberi, dan banyak lagi. Lalu sayang adalah penuh pengertian, mau percaya, mau bicara dan banyak lagi. Kasih adalah sebuah kata yang sering terdengar di telinga kita. Kasih bukanlah suatu hal yang tabu untuk diucapkan, apalagi dirasakan. Kasih akan membuat kita merasa nyaman, damai dan tentram.

Oleh karena itu, janganlah memandang kata sebelah mata. Karena sesungguhnya arti kata sebenarnya lebih luas dari sekedar ucapan kosong belaka. Mulai dari sekarang, gunakanlah kata sebagaimana mestinya. Karena kata adalah pisau bermata dua.





DAFTAR PUSTAKA

http://faktamuharam.blogspot.co.id/2013/01/pengertian-cinta-dan-kasih-sayang.html
https://abdulgani84.wordpress.com/2011/04/29/kasih/

Minggu, 20 November 2016

Ilmu Sosial Dasar - Manusia Sebagai Makhluk Sosial

MAKALAH
ILMU SOSIAL DASAR

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL




















 Nama      : Ari Kurniawan
 Kelas       : 1IA16

 NPM        : 51416033



Daftar Isi

DAFTAR ISI ................................................................................................................... 1
KATA PENGANTAR ..................................................................................................... 2
BAB I : PENDAHULUAN
a.      Latar belakang ......................................................................................................... 3
b.      Rumusan Masalah ................................................................................................... 3
c.      Tujuan Makalah ...................................................................................................... 3
d.      Manfaat Makalah .................................................................................................... 3
e.      Prosedur Makalah ................................................................................................... 4
BAB II PEMBAHASAN
a.      Pengertian  Manusia Sebagai Makhluk Sosial ........................................................ 5
b.      Karakteristik Manusia Sebagai Makhluk Sosial ..................................................... 7
c.      Kedudukan Manusia sebagai Makhluk Sosial ...................................................... 10
d.      Pengembangan Manusia Sebagai Makhluk Sosial ............................................... 11
BAB III PENUTUP
a.      Kesimpulan ........................................................................................................... 13
DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................... 14



Kata Pengantar

      Segala puji dan syukur kami panjatkan kepada ALLAH SWT, karena atas berkat dan limpahan rahmatNya lah maka kami boleh menyelesaikan sebuah karya tulis dengan tepat waktu.
      Berikut ini penulis mempersembahkan sebuah makalah dengan judul "Manusia Sebagai Makhluk Sosial", yang menurut kami dapat memberikan manfaat besar bagi kita untuk dipelajari.
      Melalui kata pengantar ini penulis lebih dahulu meminta maaf dan memohon permakluman bila mana isi makalah ini ada kekurangan dan ada tulisan yang kami buat kurang tepat atau menyinggung perasaan pembaca.
      Dengan ini kami mempersembahkan makalah ini dengan penuh rasa terima kasih dan semoga ALLAH SWT memberkahi makalah ini sehingga dapat memberikan manfaat. Aamiinn..










BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
      Manusia adalah makhluk yang tidak dapat hidup dengan sendiri. Manusia diciptakan oleh ALLAH SWT sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Di dalam kehidupannya manusia memiliki keinginan untuk bersosialisasi dengan sesamanya. Hal ini merupakan salah satu kodrat manusia yang selalu ingin berhubungan dengan manusia lain.
       Kita tidak bisa seenaknya melakukan hal-hal menurut keinginan kita sendiri itu karena kita adalah makhluk sosial. Hidup tanpa bantuan dari orang lain tidak akan bisa berjalan dengan baik dan tidak akan bisa tercapai. Sering kita lihat dan mungkin kita alami betapa sulitnya kita tanpa ada teman yang bisa membantu dan menemani kita, kita tidak akan bisa berinteraksi dan bersosialisasi. Makhluk individu dan makhluk sosial sangat berkaitan erat dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, betapa pentingnya peranan masyarakat di sekitar kita

B.     Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, penulis merumuskan rumusan makalah sebagai berikut:
1.      Apa alasan manusia dikatakan sebagai makhluk sosial?
2.      Apa saja Karakteristik Manusia sebagai makhluk sosial?
3.      Bagaimana Kedudukan Manusia sebagai makhluk sosial?
4.      Bagaimana Manusia Mengembangkan diri nya sebagai makhluk sosial?
     
C.    Tujuan Makalah
Makalah ini ditulis agar penulis dan pembaca mampu mempelajari tentang manusia sebagai makhluk sosial. Dan memahami arti Manusia sebagai Makhluk sosial dalam kehidupan sehari-hari.

D.    Manfaat Makalah
1.      Penulis, sebagai wahana penambahan pengetahuan dan konsep keilmuan khususnya tentang manusia sebagai makhluk sosial.
2.      Pembaca, sebagai media informasi tentang manusia sebagai makhluk sosial.

      E. Prosedur Makalah
Prosedur yang dilakukan oleh Penulis yaitu dengan menggunakan metode:
1.       Metode Observasi
Metode observasi berarti pelaksana analisis jabatan mengamati secara langsung di tempat bagaimana tugas pekerjaan dilaksanakan dan mencatatnya untuk di olahnya menjadi informasi.
2.       Metode studi referensi
Metode ini  dilakukan dengan menganalisis buku catatan harian untuk mendapatkan informasi tentang suatu jabatan atau posisi.
3.       Metode Perpustakaan
Metode yang dilakukan dengan cara membaca buku dan melihat ulang kembali apa yang akan digunakan.


d.         Metode Deskriptif
Metode ini menguraikan permasalahan yang dibahas secara jelas dan konprehensif.
Data tersebut diolah dengan teknis analisis isi melalui kegiatan mengeksposisikan data serta mengaplikasikan data tersebut dalam konteks tema makalah. Selain itu , penulis melakukan browsing internet


BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Manusia Sebagai Makhluk Sosial
       Secara kodrat, manusia merupakan makhluk monodualistis, artinya selain sebagai makhluk individu, manusia juga berperan sebagai makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial, manusia dituntut untuk mampu bekerjasama dengan orang lain sehingga tercipta sebuah kehidupan yang damai. Tanpa bantuan manusia lainnya, manusia tidak mungkin bisa berjalan dengan tegak.
      Dengan bantuan orang lain, manusia bisa makan menggunakan tangan, bisa berkomunikasi atau bicara, dan bisa mengembangkan seluruh potensinya kemanusiaannya. Seseorang memiliki sikap sosial apabila ia memperhatikan atau berbuat baik terhadap orang lain.

      Dengan demikian dapat dikatakan bahwa sikap sosial merupakan beberapa tindakan menuju kebaikan terhadap sesamanya. Selain itu, Manusia dikatakan sebagai mahkluk sosial karena pada diri manusia ada dorongan untuk berinteraksi dengan orang lain. Manusia memiliki kebutuhan mencari kawan. Kebutuhan untuk berteman dengan orang lain, sering kali didasarkan kepentingan dan persamaan ciri.

Dapat disimpulkan, bahwa manusia dikatakan sebagai mahkluk sosial dengan beberapa alasan, yaitu:
1.   Ada dorongan untuk berinteraksi.
2.   Manusia tunduk pada aturan norma sosial.
3.   Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan satu sama lain.
4.   Potensi manusia akan benar-benar berkembang apabila ia hidup ditengah-tengah manusia.

Pengertian Manusia adalah makhluk yang selalu berinteraksi dengan sesamanya. Manusia tidak dapat mencapai apa yang diinginkan dengan dirinya sendiri.Karena manusia menjalankan peranannya dengan menggunakan simbol untuk mengkomunikasikan pemikiran dan perasaanya.
Manusia tidak dapat menyadari individualitas, kecuali melalui medium kehidupan sosial. Esensi manusia sebagai makhluk sosial pada dasarnya adalah kesadaran manusia tentang status dan posisi dirinya adalah kehidupan bersama, serta bagaimana tanggungjawab dan kewajibannya di dalam kebersamaan.



Pengertian Manusia Sebagai Makhluk Sosial menurut para Ahli:
1.   Menurut KBBI :
Makhluk sosial adalah manusia yang berhubungan timbal balik dengan manusia lain.

2.   Menurut Elly M. Setiadi :
Makhluk social adalah makhluk yang didalam hidupnya tidak bias melepaskan diri dari pengaruh orang lain.

3.   Menurut Dr. Johannes Garang :
Makhluk social adalah makhluk berkelompok dan tidak mampu hidup menyendiri.

4.   Menurut Aristoteles :
Makhluk sosial merupakan zoon politicon, yang berarti menusia dikodratkan untuk hidup bermasyarakat dan berinteraksi satu sama lain

5.   Menurut Liturgis :
Makhluk sosial merupakan makhluk yang saling berhubungan satu sama lain serta tidak dapat melepaskan diri dari hidup bersama.




B.     Karakteristik Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Telah berabad-abad konsep manusia sebagai makhluk sosial itu ada yang menitik beratkan pada pengaruh masyarakat yang berkuasa kepada individu. Dimana memiliki unsur-unsur keharusan biologis, yang terdiri dari:
1. Dorongan untuk makan
2. Dorongan untuk mempertahankan diri
3. Dorongan untuk melangsungkan jenis
Dari tahapan diatas menggambarkan bagaimana individu dalam perkembangannya sebagai seorang makhluk sosial dimana antar individu merupakan satu komponen yang saling ketergantungan dan membutuhkan. Sehingga komunikasi antar masyarakat ditentukan oleh peran oleh manusia sebagai makhluk sosial.
Dalam perkembangannya manusia juga mempunyai kecenderungan sosial untuk meniru dalam arti membentuk diri dengan melihat kehidupan masyarakat yang terdiri dari :
1. Penerimaan bentuk-bentuk kebudayaan, dimana manusia menerima bentuk-bentuk pembaharuan yang berasal dari luar sehingga dalam diri manusia terbentuk sebuah pengetahuan.
2. Penghematan tenaga dimana ini adalah merupakan tindakan meniru untuk tidak terlalu menggunakan banyak tenaga dari manusia sehingga kinerja mnausia dalam masyarakat bisa berjalan secara efektif dan efisien.

Pada umumnya hasrat meniru itu kita lihat paling jelas di dalam ikatan kelompok tetapi juga terjadi didalam kehidupan masyarakat secara luas. Dari gambaran diatas jelas bagaimana manusia itu sendiri membutuhkan sebuah interaksi atau komunikasi untuk membentuk dirinya sendiri malalui proses meniru. Sehingga secara jelas bahwa manusia itu sendiri punya konsep sebagai makhluk sosial.
Yang menjadi ciri manusia dapat dikatakan sebagai makhluk sosial adalah adanya suatu bentuk interaksi sosial didalam hubugannya dengan makhluk sosial lainnya yang dimaksud adalah dengan manusia satu dengan manusia yang lainnya.

Ciri-ciri Manusia Sebagai Mahkluk Sosial:
1.         Suka bergaul
2.         Suka bekerja sama
3.         Hidup berkelompok
4.         Memiliki kepedulian terhadap orang lain
5.         Tidak bisa hidup sendiri
Ciri- ciri Manusia Sebagai Mahkluk Sosial yang Bermoral .
1.       Manusia memiliki toleransi dan kepedulian terhadap orang lain ketika bersosialisasi.
Contoh perilaku manusia sebagai mahkluk sosial yang bermoral:
1.         Bergotong-royong membersihkan desa.
2.         Mengunjungi orang sakit

Secara garis besar faktor-faktor personal yang mempengaruhi interaksi manusia terdiri dari tiga hal yakni :
1.Tekanan emosional.
Ini sangat mempengaruhi bagaimana manusia berinteraksi satu sama lain.


2.Harga diri yang rendah.
Ketika kondisi seseorang berada dalam kondisi manusia yang direndahkan maka akan memiliki hasrat yang tinggi untuk berhubungan dengan orang lain karena kondisi tersebut dimana orang yang direndahkan membutuhkan kasih sayang orang lain atau dukungan moral untuk membentuk kondisi seperti semula.
3.Isolasi sosial.
Orang yang terisolasi harus melakukan interaksi dengan orang yang sepaham atau sepemikiran agar terbentuk sebuah interaksi yang harmonis Manusia adalah makhluk yang selalu berinteraksi dengan sesamanya. Manusia tidak dapat mencapai apa yang diinginkan dengan dirinya sendiri.
Sebagai makhluk sosial karena manusia menjalankan peranannya dengan menggunakan simbol untuk mengkomunikasikan pemikiran dan perasaanya. Manusia tidak dapat menyadari individualitas, kecuali melalui medium kehidupan sosial.
Manisfestasi manusia sebagai makhluk sosial, nampak pada kenyataan bahwa tidak pernah ada manusia yang mampu menjalani kehidupan ini tanpa bantuan orang lain.
Fungsi dan Tugas Manusia Sebagai Makhluk Sosial
1.       Manusia sebagai makhluk sosial memiliki fungsi dan tugas yang harus diembannya. Baik dalam masyarakat maupun kemasyarakatan, selain itu fungsi dan tugasnya dimasyarakat
2.      Sebagai wadah yang memanusiakan seorang pribadi manusia.
3.   Manusia sebagai makhluk sosial juga mengemban tugas dan fungsi dalam keluarga sebagai lingkungam sosial terkecil. Agar individu-individu menjadi satu anggota keluarga untuk menjadi manusia sebagai makhluk sosial.
C.    Kedudukan Manusia sebagai Makhluk Sosial
Manusia sebagai makhluk sosial artinya manusia sebagai warga masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak dapat hidup sendiri atau mencukupi kebutuhan sendiri. Meskipun dia mempunyai kedudukan dan kekayaan, dia selalu membutuhkan manusia lain. Setiap manusia cenderung untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan bersosialisasi dengan manusia lainnya. Dapat dikatakan bahwa sejak lahir, dia sudah disebut sebagai makhluk sosial.
Hakekat manusia sebagai makhluk sosial dan politik akan membentuk hukum, mendirikan kaidah perilaku, serta bekerjasama dalam kelompok yang lebih besar. Dalam perkembangan ini, spesialisasi dan integrasi atau organissai harus saling membantu. Sebab kemajuan manusia nampaknya akan bersandar kepada kemampuan manusia untuk kerjasama dalam kelompok yang lebih besar. Kerjasama sosial merupakan syarat untuk kehidupan yang baik dalam masyarakat yang saling membutuhkan.           
Kesadaran manusia sebagai makhluk sosial, justru memberikan rasa tanggungjawab untuk mengayomi individu yang jauh lebih ”lemah” dari pada wujud sosial yang ”besar” dan ”kuat”. Kehidupan sosial, kebersamaan, baik itu non formal (masyarakat) maupun dalam bentuk-bentuk formal (institusi, negara) dengan wibawanya wajib mengayomi individu.



D.    Pengembangan Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Di dalam kehidupannya, manusia tidak hidup dalam kesendirian. Manusia memiliki keinginan untuk bersosialisasi dengan sesamanya. Ini merupakan salah satu kodrat manusia adalah selalu ingin berhubungan dengan manusia lain. Hal ini menunjukkan kondisi yang interdependensi.
Di dalam kehidupan manusia selanjutnya, ia selalu hidup sebagai warga suatu kesatuan hidup, warga masyarakat, dan warga negara. Hidup dalam hubungan antaraksi dan interdependensi itu mengandung konsekuensi-konsekuensi sosial baik dalam arti positif maupun negatif. Keadaan positif dan negatif ini adalah perwujudan dari nilai-nilai sekaligus watak manusia bahkan pertentangan yang diakibatkan oleh interaksi antarindividu.
Tiap-tiap pribadi harus rela mengorbankan hak-hak pribadi demi kepentingan bersama Dalam rangka ini dikembangkanlah perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan. Pada zaman modern seperti saat ini manusia memerlukan pakaian yang tidak mungkin dibuat sendiri.
Tidak hanya terbatas pada segi badaniah saja, manusia juga mempunyai perasaaan emosional yang ingin diungkapkan kepada orang lain dan mendapat tanggapan emosional dari orang lain pula. Manusia memerlukan pengertian, kasih sayang, harga diri pengakuan, dan berbagai rasa emosional lainnya. Tanggapan emosional tersebut hanya dapat diperoleh apabila manusia berhubungan dan berinteraksi dengan orang lain dalam suatu tatanan kehidupan bermasyarakat.
Dalam berhubungan dan berinteraksi, manusia memiliki sifat yang khas yang dapat menjadikannya lebih baik. Kegiatan mendidik merupakan salah satu sifat yang khas yang dimiliki oleh manusia. Imanuel Kant mengatakan, "Manusia hanya dapat menjadi manusia karena pendidikan". Jadi jika manusia tidak dididik maka ia tidak akan menjadi manusia dalam arti yang sebenarnya. Hal ini telah terkenal luas dan dibenarkan oleh hasil penelitian terhadap anak terlantar. Hal tersebut memberi penekanan bahwa pendidikan memberikan kontribusi bagi pembentukan pribadi seseorang.

Dengan demikian manusia sebagai makhluk sosial berarti bahwa disamping manusia hidup bersama demi memenuhi kebutuhan jasmaniah, manusia juga hidup bersama dalam memenuhi kebutuhan rohani.

Kesimpulan

Tanpa bantuan manusia lainnya, manusia tidak mungkin bisa berjalan dengan tegak. Dengan bantuan orang lain, manusia bisa menggunakan tangan, bisa berkomunikasi atau bicara, dan bisa mengembangkan seluruh potensi kemanusiaannya.

Dapat disimpulkan, bahwa manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, karena beberapa alasan, yaitu:
1.  Manusia tunduk pada aturan, norma sosial.
2.  Perilaku manusia mengharapkan suatu penilaian dari orang lain.
3.  Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain
4.  Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah-tengah manusia.
5.  Ada dorongan untuk berinteraksi
6.  Manusia tunduk pada aturan, norma social
7.  Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain.
8.  Manusia tidak dapat hidup sebagai manusia jika tidak ada di tengah-tengah manusia.

Dengan terselesaikannya makalah ini, semoga dapat dimanfaatkan dan dapat dijadikan sumber pengetahuan baru oleh semua pihak. Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam menyusun makalah ini karena keterbatasan materi yang kami miliki. Untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan agar kami bisa menjadi lebih baik dalam meyusun makalah.


DAFTAR PUSTAKA
  http://arifwibowo158.blogspot.com/2011/11/manusia-sebagai-makhluk-sosial.html